Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Membuat Laporan Daily Cash Report/DCR Dengan Rumus Excel

Cara Membuat Laporan Daily Cash Report/DCR Dengan Rumus Excel - Laporan kas harian atau Daily cash Report merupakan laporan kas yang dibuat harian.

Setiap perusahaan biasanya melakukan penutupan terhadap kas perusahaan setiap hari.

Laporan penutupan kas harian tersebut dinamakan DCR/Daily Cash Report yang berisi ringkasan penerimaan kas dan juga pengeluarannya.

Untuk membuat laporan ini tentu dibutuhkan beberapa rumus dalam Excel yang bisa membantu mempercepat penghitungannya.

Tetapi biasanya rumus tersebut hanya rumus dasar dalam Excel seperti penjumlahan, pengurangan ataupun perkalian saja.

Laporan kas harian ini tentu setiap perusahaan mempunyai format yang berbeda sehingga yang saya berikan hanyalah rujukan atau contoh saja yang mungkin berbeda dengan yang diberikan oleh orang lain.

Dalam artikel ini saya akan membahas tentang cara membuat laporan kas harian dengan rumus Excel.

Cara Membuat Laporan Kas Harian Dalam Excel


Laporan kas harian biasanya dibuat oleh kasir sebagai pemegang kas perusahaan setiap hari.

Setelah dibuat maka setiap hari laporan akan diberikan kepada yang berkepentingan untuk diperiksa misalnya ke Accounting atau Manager dan lainnya.

Laporan kas harian atau Daily Cash Report ini biasanya memuat informasi seluruh penerimaan dan pengeluaran kas baik untuk kas kecil maupun mutasi bank bahkan rincian penerimaan dan pengeluaran giro.

Sumber data untuk pembuatan DCR adalah mutasi Bank untuk Kas Bank serta Buku kas untuk Kas tunai atau kas kecil.

Yang dimasukan kedalam DCR adalah total dari penerimaan dan juga pengeluaran kas tersebut.


Contoh membuat Laporan Daily Cash Report



Untuk contoh pembuatan Daily Cash Report silahkan perhatikan gambar dibawah ini :


contoh DCR

Dalam contoh tersebut terlihat bahwa yang dimasukan adalah total per hari dari masing - masing kas.

Ada 5 unsur yang dimasukan yaitu :


1. Kas Besar


Merupakan kas penerimaan dari setoran Piutang dan juga Giro masuk. Untuk tekhnisnya pada bagian ini adalah total saldo hari ini wajib untuk disetorkan ke Bank pada esok harinya sehingga kita akan lebih mudah melakukan penontrolah terhdap saldo kas ini.

Pengecualian jika ada kebutuhan dana mendesak dengan total yang besar maka boleh dikeluarkan dengan kasn besar ini tetapi dengan persetujuan yang dilakukan oleh beberapa orang.


2. Kas Kecil


Merupakan kas yang dicadangkan untuk operasional, biasanya jumlahnya tidak terlalu besar.

Yang dumasikan kedalam DCR hanya mutasi penerimaan dan pengeluaran hariannya saja.


3. Bank BCA


Ini akan mencatat mutasi penerimaan dan pengeluaran dari Bank BCA berdasarkan laporan mutasi Bank yang dicetak harian.


4. Bon Sementara


Ini diisi jika ada pengeluaran yang bon atas transaksi tersebut tidak bisa didapatkan pada hari yang sama.

Misalnya adalah transaksi pengiriman barang ke luar kota yang dilakukan oleh Ekspedisi.


5. Giro Mundur


Ini diisi dengan penerimaan dan juga pengeluaran giro, rincian untuk penerimaan dan pengeluaran silahkan dibuatkan pada sheet tersendiri.

Untuk rumus yang digunakan sangat mudah karena hanya menggunakan rumus dasar seperti penjumlahan,pengurangan dan juga rumus SUM untuk totalnya.

Itulah penjelasan singkat tentang cara membuat laporan harian kas atau Daily Cash Report dalam Microsoft Excel, semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca.  

Post a Comment for "Cara Membuat Laporan Daily Cash Report/DCR Dengan Rumus Excel "